BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Tuesday, 30 October 2012

Larut



Aku rasa diriku telah larut dalam adam dan hawa. Sungguh!


Setiap baris kata-kata yang ku baca

Bagaikan jalan hidupku

Tiada lurus semua seolah hampa

Haruskah aku sesali

Bagai kisah kita yang surut selalu

Bilakan berakhir


Biarkan aku berundur

Jika itu yang telah pun tertulis

Jalan ku tak panjang

Bersama dirimu

Jadikan dia terbaik

Kerana itu yang telah kau pilih

Biarkan diriku membawa semua

Luka

Setiap kata kau ucap semua dusta

Pernahkah kau menyesali

Tiada tulus semua helah semata

Haruskah aku menanti

Kini kan berakhir

Ku takkan berpaling

Relakan segala


Biarkan aku berundur

Jika itu yang telah pun tertulis

Jalan ku tak panjang

Bersama dirimu

Jadikan dia terbaik

Kerana itu yang telah kau pilih

Biarkan diriku membawa semua

Luka



Sejauh mana langkah ku di sana

Aku melupakan mu




Seluas mana kau beri padaku

Masih ku angkuh padamu




Segalanya dusta

Gelap mengaburi ku




Ya Allah apa yang bisa

Ku tebus kepadamu

Atas dosaku




Ya Allah ku hina terasa

Biarku bersujud

Untuk ke syurgaMu


Segalanya Dusta

Gelap mengaburi ku


Ya Allah apa yang bisa

Ku tebus kepadamu

Atas dosaku


Ya Allah ku hina terasa

Biarku bersujud

Untuk ke syurgaMu


Ya Allah apa yang bisa

Ku tebus kepadamu

Atas dosaku


Ya Allah hina terasa

Biarku bersujud

Untuk ke syurgaMu




Aku yang mengejar bayang cinta

Kian terbiar

Terpendam kata

Tak terungkap selamanya

Pedihnya hanya aku yang merasa

Mahu memilikinya

Aku hanya hamba cinta


Bisik hatiku lepaskan dirinya

Sungguh aku tak bisa

Biarlah ku sendiri

Tanpa kasih di hati

Aku tak mampu pertahankan lagi

Cinta yang menyakiti

Biarlah aku pergi

Tiada hampa di hati

Pedihnya hanya aku yang merasa

Mahu memilikinya

Aku hanya hamba cinta


Bisik hatiku lepaskan dirinya

Sungguh aku tak bisa

Biarlah ku sendiri

Tanpa kasih di hati

Aku tak mampu pertahankan lagi

Cinta yang menyakiti

Biarlah aku pergi

Tiada hampa di hati
Aku yang mengejar bayang cinta




Seluruh hati ini
Ku serah buatmu segala
Setiap lafazku benarku rasa
Bukannya cerita di dalam lagu

Benar aku pernah
Menyakitimu walau ku terluka
Sedangkan kau tetap selalu berada
Di sisi menemani oh diriku


Maafkanlah semua keterlanjuranku kepadamu
Tak bisa ku membuang semua yang kau cipta
Untuk diriku yang selalu mendustai
Perasaan yang sedang ku rasa

Sungguh aku kesali
Biarkan dirimu separuh mati
Sedangkan ku tahu semua sendiri
Kau teruskan jua walau disakiti

Maafkanlah semua keterlanjuranku kepadamu
Tak bisa ku membuang semua yang kau cipta
Untuk diriku yang selalu mendustai
Perasaan yang sedang ku rasa

Setiap kali aku cuba menjauh
Lebih dekat kau hadir
Biarku undur kau terus setia
Setulus kasih yang kau berikan

Maafkanlah semua keterlanjuranku kepadamu
Tak bisa ku membuang semua yang kau cipta
Untuk diriku yang selalu mendustai
Perasaan yang sedang ku rasa




0 komen: